Lebih Muda – Jaemxiao
dulu xiaojun berpikir, nggak akan ada bahagianya pacaran dengan pasangan yang umurnya jauh lebih muda. apa coba yang akan di dapat? jelas cuma ribet dan kekanakan, apa lagi kalau udah ngambek. pasti merengek dan bikin pusing. soalnya pernah sekali dia pacaran sama adek kelasnya jaman kuliah dulu, duuuuh nggak lagi-lagi deh.
salahnya cuma karena dia balas chat telat lima menit, literally lima menit, tapi mantannya itu ngambek seharian, nge-block whatsapp nya dan semua sosial media, nggak lagi-lagi deh.
semenjak hari itu xiaojun paling anti kalau ada orang yang lebih muda dari dia bergelagat seperti mau PDKT, udah pasti langsung di cut-off. kecuali mungkin satu orang ini, udah berkali-kali xiaojun tolak, bahkan secara terang-terangan bilang “aku nggak suka.” yang mana bukan sifat xiaojun banget, dia kan nggak enakan.
tapi lain cerita sama laki-laki satu ini, cara halus udah nggak mempan. harus dikasih kalimat jelas, “aku menolak.” tapi bukannya menyerah itu laki-laki malah makin gencar, katanya,
“nggak ada yang pernah nolak saya, kakak juga nggak boleh nolak saya. lagipula saya cuma maunya kakak, kita lihat aja siapa yang akan menang.”
xiaojun nggak paham deh, apanya yang menang? kompetisi aja bukan, xiaojun juga nggak pernah setuju tentang apapun itu, dia kan nggak mau deket-deket sama juniornya yang to-the-point banget ini.
tapi itu kan dulu ya, dulu waktu dia belum paham, kalau umur tuh bukan jadi patokan seseorang bersikap. mungkin dulu kebetulan aja dia ketemu sama mantannya yang masih belum dewasa, lain halnya dengan juniornya kali ini, jaemin namanya. dia empat tahun lebih muda dari xiaojun, waktu awal dikenalin sama atasannya kalau ada anak baru yang akan masuk ke tim mereka, xiaojun sih nggak keberatan, toh katanya si anak baru sangat capable. tapi dia nggak nyangka umurnya masih muda banget, xiaojun sedikit kagum, kok bisa orang semuda dia punya skill yang profesional. tapi udah cuma sekedar itu.
mungkin karena seringnya mereka kerjasama, xiaojun makin sedikit mengenali jaemin, dia memang muda, tapi nggak dengan caranya berpikir dan bersikap. mungkin boleh dibilang, jaemin tahu dengan pasti apa yang ingin dan sedang dia lakukan. semuanya selalu dipikir matang-matang juga dengan hati-hati. jaemin mungkin terlahir sebagai pemimpin, itu yang xiaojun pikir.
dan iya, jaemin tau apa yang dia inginkan. termasuk melamar xiaojun dan menikahinya. jaemin bahkan pernah bilang sama xiaojun,
“saya punya rencana, kalau nanti kakak menikah dengan saya, kita akan pindah ke finlandia, disana lingkungannya bagus sekali untuk tumbuh kembang anak.”
itu setelah kurang lebih delapan bulan jaemin terus PDKT dan xiaojun terus menolak, karena pun mereka satu tim, nggak enaklah, pikir xiaojun. jadi dia kasih satu kesempatan untuk mengiyakan ajakan kencan jaemin, yang sebenernya itu xiaojun lakukan untuk tanda terimakasih karna jaemin berhasil mengimpresi beberapa bos besar di project baru mereka dan membuat tim nya dapat apresiasi.
tapi ternyata sejak kencan pertama itu, hati xiaojun mulai terketuk, caranya jaemin memperlakukan dia yang sangat lembut bikin hati xiaojun luluh. tatapannya, genggaman tangannya, gestur kecil yang berusaha melindunginya. kayak contoh megangin ujung meja yang lancip pas xiaojun nunduk ngambil barangnya yang jatuh, biar kepala dia nggak kepentok. selalu berdiri di kanan xiaojun ketika lagi jalan di trotoar, padahal jalanan hari itu lagi senggang dan lain-lain.
sampai xiaojun lupa bahwa jaemin jauh lebih muda dari dia. akhirnya satu malam di atas ranjang xiaojun, entah setelah kencan mereka yang ke berapa, xiaojun duduk di atas perut jaemin dan mereka saling tatap.
“hm?” kata jaemin.
“aku mau nikah sama kamu, besok juga mau. aku mau ke finlandia, besarin anak-anak kita di sana. asal sama kamu. aku mau.”
jaemin sempat bengong beberapa menit habis itu bangun sambil menimpa xiaojun ke kasurnya dan nangis sesenggukan di ceruk leher xiaojun sambil ngucap ‘terimakasih’ berkali-kali. xiaojunnya malah ketawa sambil elus punggung jaemin yang nangisnya mirip banget anak kecil.
sebulan setelahnya mereka menikah dan nanti pertengahan 2022 mereka akan pindah ke finlandia, mencoba hidup bahagia dengan mimpi baru berdua.